Selasa, 20 Oktober 2015

Gresik Kota Santri

  1. Adat Istiadat Dalam Masyarakat
                        Beberapa budaya Gresik berupa tradisi-tradisi sejarah sangat menarik untuk diketahui. Berikut ini beberapa tradisi sejarah yang paling sering diperbincangkan orang sebagai wujud warisan yang patut dilestarikan.

            a. Rebo Wekasan
                        Sebuah acara unik  yang hanya ada di desa Suci kecamatan Manyar. Diadakan setiap hari rabo akhir dibulan jawa safar setiap tahunnya. Hikayahnya, pada masa sunan Giri dimusim kemarau panjang pada hari tersebut telah ditemukan sumber mata air baru.Rebo wekasan adalah sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan yang telah melimpahkan rahmat-Nya. Namun dalam perkembangannya sekarang, Rebo Wekasan lebih mirip perayaan Idul Fitri atau Idul Adha. Ada acara silaturahim antar kerabat atau tetangga. Banyak orang berjualan pakaian, makanan hingga mainan anak-anak. Selain warga kecamatan Manyar,masyarakat Gresik juga banyak yang berpartisipasi dalam acara ini.

            b. Malem Selawe
                        Pada hari ke-24 malam atau menjelang hari ke-25 bulan Ramadhan, banyak peziarah kemakam sunan Giri. Mereka juga iktikaf / berdiam diri dimasjid dan memperbanyak amalan-amalan dan do'a. Disepanjang jalan ke makam sunan Giri, selain barisan panjang peziarah, jalanan dipenuhi pedagang kaki lima.

            c. Pasar Bandeng
                        Biasanya diadakan 2 hari menjelang malam ta'biran Idul Fitri. Untuk menyambut lebaran Idul Fitri, dipasar kota Gresik dijual ikan bandeng segar yang baru diambil dari tambak. Dari ukuran sedang hingga bandeng besar. Khusus bandeng besar diberikan tempat berupa panggung guna pelelangan. Bandeng besar satu ekor beratnya bisa mencapai 10 kg lebih. Dan karena dilelang, maka harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

d. Haul Ulama' -ulama' Besar
                        Dikota Gresik banyak sekali acara peringatan hari meninggalnya ulama-ulama besar. Haul ulama-ulama besar yang banyak didatangi warga antara lain haul Kyai Qomaruddin Bungah, dan haul Kanjeng Sepuh Sidayu. Dan masih banyak haul ulama-ulama lainnya.
           
            e. Kemanten Sunan
                        Tradisi dimana seorang anak lelaki muslim yang telah memasuki akil/ baligh dan sudah selayaknya disunat akan diarak keliling kampung oleh masyarakat sekitar sebelum acara penyunatan dimulai.

            f. Ngalap Barokah di Gunung Surowiti
                        Tradisi ini merupakan kepercayaan masyarakat sekitar akan adanya petilasan sunan Kali jaga di gunung tersebutyang diyakini bisa menghasilkan berkah dengan cara berziarah di petilasan tersebut serta beberapa makam sekitarnya dengan maksud-maksud tertentu seperti ingin cepat kaya mendadak (maksudnya, jangan kaya pelan-pelan), ingin memiliki kedudukan yang tinggi (maksudnya kedudukannya jangan yang sedang-sedang), atau ingin dagangannya larisdan sejenisnya. Akan tetapi dalam keberhasilan ngalap berkah di Surowiti tentu tidak ada yang bisa menjamin.

            g. Gurdho
                        Tradisi ini berasal dari desa Lowayukecamatan Dukun berupa upacara ritual unik yang lebih dikenal dengan sebutan sedekah bumi atau bisa kita devinisikan sebagai upacara ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang mengaruniai hasil bumi yang melimpah. Sedekah bumi biasanya dilaksanakan pada bulan Oktober atau Nopember yaitu setelah pelaksanaan panen padi atau tegalan. Biasanya dilakukan pada malam hari berupa tahlil bersama.

            h. Tuwuk Gedhang / Tuwuk Tendhang
                        Tradisi ini biasanya dilaksnakan dalam proses pernikahan diantaranya dapat dikenal dengan istilah “nyokot lambe” dengan dimulai oleh keluarga mempelai pria yang akan datang ke mempelai wanita . Dalam kedatangan tersebut, keluarga mempelai pria bersama sanak saudara dekat akan membawa gula dan kopi. “Mendayo” ini hanya sebagai penjajakan. Selanjutnya diikuti tahapan “Njaluk” artinya keluarga pria sudah meminang pihak wanita. Mereka biasanya membawakan seperangkat pakaian untuk mempelai wanita berupa kain jarit, kebaya, kerudung, dan membawa makanan. Diantara obrolan disaat njaluk akan muncul pertanyaan dari keluarga pria “ Eson duwe manuk, opo siro ridha menehi kurungane? “. Sebagai tatakrama pihak keluarga wanita tak langsung menjawab. Mereka denga pertemuan mbalesi beberapa hari kemudian jika mempelai wanita menyetujui, maka berangkatlah keluarganya mbalesi mendayo kerumah mempelai pria. Mereka hanya membawa makanan untuk keluarga mempelai pria. Adapun pertanyaan yang biasa diajukan oleh pihak mempelai wanita sebagai berikut“ Iki nandur jagung opo nandur pari?”.

i.         Suasana Bulan Puasa
                        Diantara Tradisi dibulan puasa terdapat padusan yang biasa dilakukan selepas sholat Ashar menuju pemakaman umum pada tanggal 29 Sya'ban. Ada juga tradisi bur labur bat babat,berawuk-awuk, icak-icak, kue necis,dan luwo kedondong.. Ada juga dong-gling, porang, mbesali dan watu korek.
 Sumber: bahasaindera.blogspot.co.id
        2. Makanan Khas Gresik
1. Nasi Krawu
5 Makanan Khas Gresik Yang Terkenal
Nasi krawu ini merupakan makanan khas dari Gresik, Jawa Timur. Nasi krawu yang merupakan makanan khas daerah tentu saja mempunyai ke khasan atau ciri-ciri yang unik, yang menjadikan khasnya makanan ini adalah nasinya yang pulen. dan disajikan dengan daun pisang. Launknya biasanya berupa sayatan daging sapi, semur daging, jeroan sapi, sambal terasi dan serundeng.
5 Makanan Khas Gresik Yang Terkenal
Jubung ialah makanan jajanan yang terbuat dari ketan hitam yang ditaburi wijen. Jubung ini ditempatkan dalam jubung atau selongsong warna putih kecoklatan yang terbuat dari kulit pohon pinang.
5 Makanan Khas Gresik Yang Terkenal
Sego Rumo ini terdiri dari nasi putih yang penyajianya dalam pincuk daun pisang dan ditambahkan dengan campuran daun singkong dan daun api-api rebus serta remahan krupuk atau rempeyek yang kemudian disiram dengan kuah kental serta ditaburi serundeng. Kuah kental ini bentuknya hampir menyerupai bubur sumsum namun berwarna merah dan rasanya gurih.
5 Makanan Khas Gresik Yang Terkenal
Otak-otak bandeng ini terbuat dari ikan bandeng yang dipisahkan antara kulit dan daging, kemudian dagingnya dihaluskan. Setelah itu daging bandeng diberi bumbu-bumbu khas yang sudah disiapkan, lalu dimasukkan lagi dalam badan ikan. Selanjutknya ikan dikukus hingga matang.
5 Makanan Khas Gresik Yang Terkenal
Bonggolan ini hampir mirip seperti lemper atau ada juga yang bilang mirip pempek, namun makanan jelas berbeda. Asal nama Bonggolan sendiri belum diketahui. Akan tetapi makanan ini ialah makanan khas yang mencerminkan Gresik. Makanan ini memiliki aroma khas ikan yang sedap. Dengan Bahan untuk membuat makanan yang satu ini adalah ikan mentah, tepung kanji, bawang putih,  garam, penyedap rasa jika suka dan air panas. Itulah gambaran singkat dari makanan khas yang satu ini.
       3. Ciri Khas Kota Gresik 
Gresik merupakan sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Gresik dikneal sebagai sebuah kota industri, karena terdapat banyak pabrik industri berada di kota gresik. Jika kalian datang di kota Gresik jangan heran akan cuacanya yang panas. Tetapi kota gresik mempunya banyak kulinaer yang enak dan perlu kita coba, selain itu Gresik juga dikenal sebagai Kota Santri.

Sumber: http://makananindonesia-top.blogspot.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar